LebSolution---Safety-Moment-BAHAYA-KESET-KAKI

BAHAYA “KESET KAKI”

Created on March 21, 2017

Pada kesempatan NOTE OF TODAY (NOT) kali ini saya ingin menceritakan sedikit pengalaman tentang “hazard” dalam kehidupan sehari-hari di rumah kita, yang mungkin berlaku juga di lingkungan kantor. Yaitu hazard yang berkaitan dengan “KESET KAKI”.

Iya bener “KESET KAKI” … sesuatu yang sangat sederhana dan umum dan ada disetiap rumah, yang biasanya kita letakkan didepan pintu masuk atau pintu keluar rumah, kamar, ruangan, dan juga toilet/kamar mandi.

Di kebanyakan masyarakat Indonesia, saat menggunakan keset kaki yang terletak di dalam rumah, misalnya pintu masuk toilet atau kamar mandi, maka alas kaki yang kita pakai akan dilepas. Sehingga kaki tanpa alas kaki tersebut akan kita gosok atau gesek-gesekkan diatas keset kaki tersebut. Lantas apa bahayanya pakai keset kaki seperti itu? Bukankah memang seperti itu fungsinya?

Dibawah ini cerita pengalaman yang saya alami sendiri, di kantor saya sendiri, Wisma LebSolution, di bilangan BSD City, Big City Big Opportunity, The City of LebSolution, ha ha ha.

Saat saya hendak keluar dari toilet, ketika baru menginjakkan kaki di keset depan pintu toilet tersebut kaki saya merasakan sesuatu yang aneh. Hal itu terjadi hanya beberapa detik sebelum saya memulai gerak reflex menggesek-gesekkan kaki saya di keset kaki tersebut. Alhamdulillah saya sedang tidak ngelamun dan focus sehingga keanehan yang saya rasakan di kaki tersebut langsung saya periksa.

Perhatikan gambar dibawah. Ternyata rasa aneh di kaki saya tersebut disebabkan oleh sebuah JARUM PENTUL sepanjang sekitar 4 cm yang “bersembunyi” di atas keset kaki tersebut. Teman semua bisa memperkirakan apa yang terjadi jika saya sedang ngelamun dan langsung menggesek-gesekkan kaki saya di keset kaki tersebut. Bisa jadi telapak kaki saya akan luka parah, dan jika gesekkannya cukup kencang, mungkin bisa jadi akan menusuk tulang telapak kaki saya dan bisa jadi juga pincang seumur hidup yah…. Naudzubillah min dzaalik.

Alhamdulillah hal-hal tersebut diatas tidak terjadi, yang salah satu faktornya adalah Karena saya tetap FOKUS dan waspada terhadap keanehan yang terjadi, dan secara naluriah selalu meng-assess resiko dari setiap tindakan.

Jika KESET KAKI yang SANGAT SEDERHANA, UMUM, dan ADA DI SETIAP TEMPAT bisa menyimpan begitu besar hazard yang tersembunyi (LATENT), bayangkan hazard/bahaya yang bisa ditimbulkan oleh peralatan proses di industri dan bahan berbahaya yang terlibat di dalam nya. Itulah mengapa, FOKUS dan RISK ASSESSMENT adalah dua karakter dasar yang selalu melekat dalam setiap aktifitas di industri petrokimia dan Oil&Gas.

Ngomong-ngomong ada informasi tambahan terkait bahaya keset kaki ini, walaupun dengan kadar resiko yang lebih ringan. Saat saya komunikasikan subject ini sebagai safety moment di LebSolution monthly meeting ada beberapa masukan hazard lain terkait keset kaki, antara lain:

  1. Debu dan kotoran halus yang tak terlihat, jika keset kaki tersebut tidak pernah dibersihkan. Bisa mengganggu kesehatan lingkungan kerja.
  2. Keset yang licin bisa menyebabkan pengguna terjatuh. Perlu diganti dengan keset yang “anti-slip”. Tidak harus mahal, bisa denan modifikasi sederhana terhadap keset yang sudah kita punya.
  3. Tersandung oleh keset. Terutama jika keset meliki bentuk yang berlekuk-lekuk. Maka lekukannya bisa menjadi penyebab orang tersandung.

 

KESIMPULAN

Bahkan pada hal yang terlihat SEPELE pun, ada kemungkinan tersimpan HAZARD yang cukup BESAR. SEDERHANA TIDAK BERARTI TIDAK BAHAYA.

REKOMENDASI

  1. Tetap FOKUS saat mengerjakan setiap tindakan,
  2. Selalu lakukan RISK ASSESSMENT atas setiap tindakan tersebut (tentu saja dengan porsi yang wajar).
  3. Khusus terkait jarum pentul yang sering tercecer di sembarang tempat:
  • Sebisa mungkin jangan gunakan jarum pentul di pakaian. Peniti akan lebih aman.
  • Gunakan sesedikit mungkin jarum pentul di pakaian. Cari metoda berpakaian yang tidak memerlukan banyak jarum pentul.
  • Jika terpaksa pakai jarum pentul, pastikan jarum pentul terpasang dengan benar (pentul nya ada disisi atas).
  • Setelah merapihkan pakaian yang menggunakan jarum pentul, periksa area sekitar dan pastikan tidak ada jarum pentul yang tercecer.

 

Wassalam,
Ir. Lukmanul Hakim, IPM
LebSolution

www.lebsolution.com
http://www.linkedin.com/company/lebsolution-indonesia


Explore other News